Economies and diseconomies

Nama: Habibi Ibnu Haris

Nim:240907501007

ekonomi dan disekonomi

Materi dalam video ini membahas tentang skala ekonomi dan disekonomi serta manfaat dan masalah yang terkait dengan pertumbuhan perusahaan perorangan atau industri secara keseluruhan. Skala ekonomi terjadi ketika biaya rata-rata atau biaya per unit output yang diproduksi menurun seiring peningkatan skala produksi. Sebaliknya, disekonomi skala terjadi ketika peningkatan skala produksi justru mengarah pada peningkatan biaya rata-rata atau biaya per unit output yang diproduksi. Hal ini dapat terjadi baik pada tingkat internal maupun eksternal, tergantung pada pertumbuhan perusahaan perorangan atau industri secara keseluruhan.


Skala ekonomi internal terjadi ketika sebuah perusahaan tumbuh dalam ukuran dan mendapatkan manfaat dari penurunan biaya rata-rata produksi. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah skala ekonomi pembelian, di mana perusahaan dapat membeli bahan baku dalam jumlah besar dengan harga yang lebih murah dibandingkan pembelian dalam jumlah kecil. Efek ini juga dapat dirasakan oleh konsumen, misalnya saat membeli produk dalam kemasan multi yang lebih hemat dibandingkan dengan pembelian satuan. Selain itu, bisnis besar memiliki daya tawar yang lebih kuat terhadap pemasok, sehingga memungkinkan mereka mendapatkan diskon yang lebih besar dan penawaran harga yang lebih baik.


Namun, skala produksi yang terlalu besar juga dapat menyebabkan disekonomi skala. Misalnya, peningkatan skala produksi dapat menyebabkan peningkatan biaya rata-rata atau biaya per unit output yang diproduksi. Hal ini dapat terjadi baik pada tingkat internal maupun eksternal. Disekonomi skala internal dapat terjadi ketika perusahaan tumbuh terlalu besar sehingga mengalami kesulitan dalam pengelolaan dan koordinasi. Sementara itu, disekonomi skala eksternal terjadi karena pertumbuhan seluruh industri, yang dapat menyebabkan peningkatan biaya seperti upah tenaga kerja, harga bahan baku, dan biaya lingkungan.


Secara keseluruhan, skala ekonomi memberikan manfaat penurunan biaya per unit saat perusahaan atau industri tumbuh, sementara disekonomi skala muncul ketika pertumbuhan justru meningkatkan biaya. Kedua konsep ini penting untuk dipahami dalam mengelola pertumbuhan bisnis atau industri, baik pada tingkat perusahaan individu maupun industri secara keseluruhan. Dengan memahami kapan skala ekonomi berubah menjadi disekonomi skala, perusahaan dapat merencanakan strategi pertumbuhan yang lebih efektif dan menghindari potensi masalah yang dapat menghambat efisiensi dan profitabilitas.


CONTOH KASUS

Pembangunan Jalan Tol Trans-Jawa

Dampak Ekonomis:

- Peningkatan Konektivitas Antar Kekarpaan dan Efisiensi Logistik.

- Mempromosikan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan koridor jalan tol.


Dampak Disekonomis:

-Menghilangkan Kompensasi yang Adil dan Properti Komunitas Tidak Seimbang.

-kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh solder lahan dan pengembangan infrastruktur.

0 Komentar